cincin.

cincin lamaran ini kami beli langsung (waktu itu belum pandemi) di toko emas semar nusantara semarang, karena sepertinya ini toko besar dan banyak pilihan. awalnya pengin pesan daring, tapi takut nggak keburu.
btw, toko emas tuh rame banget ya.. bener-bener banyak orang di semua area. sebagai orang yang lebih suka belanja online, pergi ke toko emas menurutku menguras energi banget.
untuk cincin lamaran, dari awal aku emang mau pilih yang warna emas asli aja, bukan yang putih. sebetulnya menurutku pilihan modelnya kebanyakan kurang sesuai selera (untuk yang kadarnya agak tinggi, karena ada beberapa pilihan kadar emasnya). tapi karena butuh dan males kalau cari toko lain, berusaha pilih yang tercantik, di antaranya yang ada.
tukar cincin nggak pas lamaran? iya.. tapi cincin laki-laki dibeli via online, karena mau beli yang silver (kan laki-laki nggak boleh pakai emas). belinya di spilla jewelry, ya. selain dengan transaksi via online, ada store yang bisa didatangi juga kok kalau mau sekalian nyoba ukuran cincin mereka dan lihat beberapa contoh cincinnya.
untuk cincin silver, pembuatannya jauh lebih singkat daripada cincin emas atau palladium, jadi masih terjangkau waktunya. kurang lebih 2 mingguan ya, tapi seingatku jadinya lebih cepat.
cincinnya nggak model couple dong? mm, untuk cincin laki-laki, kami belinya yang polos dan ada bagian yang berlapis warna emas, biar lumayan nyambung sama cincin yang aku beli. meskipun ujung-ujungnya cincinnya nggak dipakai juga sih.
kalau teman-teman mau beli cincin dan kebetulan masih ada waktu panjang, aku lebih menyarankan beli online aja di toko yang memang bisa custom. karena kalau beli langsung, pilihannya terbatas. bisa jadi kalian suka modelnya, tapi nggak ada ukuran yang pas (pengalaman waktu itu, toko emas yang kudatangi nggak bisa resize cincin). lalu, meskipun bisa request untuk tambah ukiran nama, menurutku ukirannya lebih cantik ketika custom online ke toko yang memang spesialis di cincin custom. jumlah hurufnya pun lebih terbatas dibanding custom online (mungkin karena cincinnya udah jadi duluan, jadi sulit).
cerita lamaran.
merencanakan lamaran (yang tentunya mengarah ke pernikahan) tuh jadi obrolan biasa sehari-hari. maksudnya nggak ada momen khusus "will you marry me?" di tempat spesial sambil ngasih cincin. omong-omong soal melamar, adegan paling nyantol di kepalaku adalah ketika remi melamar kugy di pinggir pantai (film "perahu kertas"). ada suasana nyaman, ada pemandangan yang indah banget, dan ada debur ombak pelan. perfect moment for a couple. tapi, hati kugy nggak di sana. masih kebayang raut muka canggungnya ketika remi jongkok buat ngasih cincin..
yah, pada akhirnya, bukan tempatnya. bukan suasananya. bukan makanannya. tapi, orangnya.
kalau versiku, setelah dijadikan obrolan secara berkala, sempat ada momen di mana dia datang ke rumah sendiri untuk meminta izin sekaligus menyampaikan maksud bahwa dia & orang tuanya akan datang melamar. menuju hari-H, pengin banget ada dekorasi kecil-kecilan di rumah biar ada background foto sebagai kenang-kenangan. tapi, sewa dekor ternyata lumayan juga ya.. jiwa rakyat jelata jadi bergejolak. akhirnya memutuskan buat dekor sendiri aja. cari-cari referensi foto & video. lalu beli kain, daun-daun imitasi, pita, lampu tumblr, dan hulahop. kainnya dijahit (disambung) ibu. hulahopnya aku hias pakai pita dan daun imitasi. lalu aku juga bikin inisial huruf pakai kardus dan kertas marmer. H-1, semua didekor di dinding, dibantu bapak & ibu. total biaya cuma 100 ribuan, nggak sampai 200 pokoknya..
malam hari H, aku sempat kirim pesan, minta dibawakan bunga. kenapa? pengin aja.. kapan lagi kan dapat bunga selain pas kelulusan? lalu kesannya romantis aja (halah π). terus, biar pas foto agak rame dikit karena ada bunga (dekorku kan nggak ada bunganya). ngerepotin banget memang, baru minta H-1.. tapi aku juga yakin kalau nggak minta tuh nggak bakal dibawain, haha.
pada akhirnya bunganya dibeli beneran, alhamdulillah dapat. bahkan meski dadakan dan malem-malem (mepet tutup), masih ada beberapa opsi rangkaian bunganya (gambarnya sempat difotoin biar aku bisa ikut milih).
alhamdulillah, semuanya lancar.. bunganya juga masih segar sampai besoknya. cantik, kan, aku & bunganya? πΊπΊπΊπ